Standard Sekolah Sehat di Indonesia
Tanya :
Assalamu’alaikum wr wb.
Pak dokter, saya seringkali mendengar adanya bahwa sekolah A dan B adalah sekolah sehat/ healthy school. Apakah yang sebenarnya disebut dengan sekolah sehat tersebut dan apakah kriterianya? Apakah dengan adanya dokter di suatu sekolah,sekolah tersebut bisa disebut sekolah sehat?
Terimakasih atas penjelasannya.
(Ny Ranti, Malang)
Jawab:
Wa’alaikumussalam wr wb.
Terima kasih atas pertanyaan yang diajukan. Pertanyaan anda memang sangat penting untuk diketahui, mengingat sekarang ini banyak sekolah yang mengaku sekolah sehat, namun belum tentu sekolah tersebut memenuhi kriteria sekolah sehat. Sekolah sehat adalah sekolah yang berhasil membantu siswa untuk berprestasi secara maksimal dengan mengedepankan aspek kesehatan. Sekolah sehat selalu membangun kesehatan siswa baik jasmani maupun rohani, melalui pemahaman, kemampuan dan tingkah laku, sehingga siswa bisa mengambil keputusan yang terbaik untuk kesehatan mereka secara mandiri. Sekolah sehat menyadari sangat pentingnya kesehatan siswa dalam membantu mereka mencapai prestasi maksimal dan untuk meningkatkan standar kehidupan mereka.
Saat ini di Eropa khususnya Inggris sedang digalakkan yaitu pada tahun 2009 seluruh sekolah di Inggris mencapai kriteria sekolah sehat. Pada dasarnya sekolah sehat adalah sekolah yang menyadari pentingnya pembangunan kesehatan di bidang promotif dan preventif, bukan hanya di bidang kuratif. Jadi adanya dokter di sekolah tidaklah menjamin bahwa sekolah tersebut merupakan sekolah sehat. Apalagi jika dokter di sekolah tersebut hanya datang seminggu sekali, atau sebulan sekali. Artinya pendekatan yang digunakan oleh dokter tersebut adalah hanya pendekatan kuratif dan rehabilitatif.
Sekolah sehat mengedepankan pencegahan dan promosi kesehatan sehingga lebih utama mencegah sakit daripada menunggu sakit. Sehat itu sendiri mencakup 5 aspek yaitu sehat secara fisik, psikis, sosial, dan spiritual. Untuk itu, disusun kriteria utama dari sekolah sehat yaitu adanya program pendidikan dan pelayanan kesehatan (health education and treatment), makanan sehat (healthy eating), pendidikan olahraga (physical activity), pendidikan mental (emotional health and well being) serta program lingkungan sekolah sehat dan aman (safe and healthy environment). Jika suatu sekolah telah melaksanakan 5 kriteria sekolah sehat tersebut di atas secara integratif dan berkesinambungan maka bisa dikatakan bahwa sekolah tersebut memenuhi standar sekolah sehat secara internasional. Tentunya program-program secara terinci tentang 5 kriteria tersebut tidak mungkin kami uraikan disini karena terlalu panjang, dan akan kami bahas pada pertemuan selanjutnya.
Dokter tidak harus menangani secara keseluruhan semua proses kelangsungan sekolah sehat tersebut. Penanganan secara integratif yang melibatkan semua komponen sekolah memang mutlak harus dilaksanakan pada suatu sekolah sehat. Guru kelas sebagai ujung tombak pelaksanaan sekolah sehat, karena mereka berinteraksi langsung dengan siswa. Kantin sekolah, psikolog, perawat sekolah, guru olahraga, TU sampai dengan cleaning service berperan aktif secara kontinyu untuk mendapatkan hasil yang maksimal. Intinya bahwa sekolah sehat tidak melulu pendidikan kesehatan yang formal, namun lebih kepada suatu sistem untuk menciptakan suatu budaya yang sehat, yang bisa diaplikasikan oleh seluruh komponen sekolah, yang nantinya akan juga bisa berimbas pada lingkungan orang tua siswa dan masyarakat.
Di Indonesia, konsep sekolah sehat disederhanakan dan diringkas menjadi Trias UKS yaitu pendidikan kesehatan, pelayanan kesehatan dan lingkungan sekolah sehat. Program UKS dan sekolah sehat adalah suatu program yang saling melengkapi dan. Sebaiknya pembangunan kesehatan di sekolah lebih mengedepankan aspek promotif-preventif daripada kuratif, dan hasil dari program ini akan menjadi bekal anak-anak dalam membangun kesehatan dirinya, keluarga, masyarakat, dan negara baik sekarang maupun di masa depan nanti.
Demikian penjelasan saya, semoga bisa bermanfaat.
Wassalamu’alaikum wr wb.
Penting diketahui oleh guru dan diaplikasikan.
Rahmat suprihat
February 7, 2010 at 2:00 pm
senang sekali ada artikel ini….kami belajar !
Saharuddin,S.Pd
September 26, 2010 at 12:58 pm
[...] Sumber, http://healthyschool.wordpress.com/standard-sekolah-sehat-di-indonesia/ [...]
Indonesian Healthy School Standards International Standards of Indonesian Healthy School: Standard Sekolah Sehat di Indonesia « Sekolah Hijau Sehat
October 8, 2010 at 12:43 pm
Monggo kita sama2 belajar, matur nuwun sudah silaturrahmi
dr Y
April 27, 2011 at 4:28 am
Ass. aq adlah seorang guru d SMP negeri 3 pattallassang kab. gowa aq ingin minta izin mengambi artikel anda dan memasukkan k dlm buku yang aq susun bleh gk sich????
sebastian
May 3, 2011 at 1:42 am
Wa’alaikum salam pak Sebastian.
dan alangkah baiknya jika diaplikasikan juga, mari bangun kesehatan sedari dini
Silakan diambil pak, gratis
dr Y
May 20, 2011 at 3:47 am
apakah sekolah untuk menciptakan sekolah yang sehat juga merupakan tanggung jawab masyarakat dan orang tua peserta didik dok?????????? seperti apa peran serta yang bisa dilakukan masyarat untuk membantu skolah menciptakan sekolah yang sehat???
sebastian
May 3, 2011 at 1:48 am
wah, justru peran masyarakat dan keluarga lebih besar dibandingkan sekolah, karena anak menghabiskan waktu lebih banyak di lingkungan rumah dan di rumah. PEran orang tua merupakan peran yang paling penting dalam menumbuhkan jiwa kebersihan dan kesehatan terhadap anak.
Inti dari semua pendidikan adalah keteladanan, akan sangat tidak berarti kalau kita menyuruh anak tidak boleh merokok tapi kita sendiri merokok, menyuruh anak mandi sehari 2 x tapi kita tidak pernah mandi
mulailah dari diri kita sendiri dan anak2 secara otomatis akan meniru.
Hal sederhana yang bisa dilakukan di rumah antara lain, menu sehat setiap hari, membiasakan sarapan bersama, olahraga bersama keluarga, dsb
dr Yuan
May 20, 2011 at 3:53 am